
Armand Duplantis Bidik Catatan Sejarah Baru Atletik 2026
Armand Duplantis Bidik Catatan Armand “Mondo” Duplantis kembali menunjukkan dominasinya dalam nomor lompat galah sepanjang musim atletik 2026. Atlet Swedia tersebut bahkan memperbarui rekor dunia menjadi 6,31 meter pada Maret 2026. Catatan tersebut di buat di Uppsala dan menjadi rekor dunia terbarunya. Selain itu, Duplantis kembali mengukuhkan dirinya sebagai pemegang rekor dunia nomor lompat galah.
Sepanjang musim, Duplantis terus menghadapi persaingan ketat dari sejumlah atlet dunia. Namun, ia tetap mampu mencatat sejumlah hasil penting dalam berbagai kompetisi. Pada Agustus, Duplantis mencatat lompatan 6,21 meter dalam ajang Diamond League di Lausanne. Catatan tersebut sekaligus memperbaiki rekor pertemuan yang sebelumnya ia pegang.
Menariknya, persaingan di Lausanne berlangsung sangat ketat bersama atlet Yunani, Emmanouil Karalis. Karalis berhasil melewati mistar setinggi 6,16 meter dalam kompetisi tersebut. Sementara itu, Duplantis kemudian mencoba melewati 6,32 meter untuk memperbaiki rekor dunianya. Namun, ia menghentikan percobaan tersebut setelah dua kali gagal melewati mistar.
Armand Duplantis Bidik Catatan selanjutnya, Duplantis tampil dalam World Athletics Ultimate Championship di Budapest pada September. Ia berhasil memenangkan nomor lompat galah dengan lompatan setinggi 6,20 meter. Setelah memastikan kemenangan, Duplantis kembali mencoba memecahkan rekor dunia dengan target 6,32 meter. Akan tetapi, percobaan tersebut belum menghasilkan rekor dunia ke-16 dalam kariernya.
Persaingan Ketat Menjelang Penutupan Musim
Persaingan Ketat Menjelang Penutupan Musim persaingan Duplantis semakin menarik karena Karalis terus memberikan tekanan sepanjang musim 2026. Atlet Yunani tersebut bahkan menjadi salah satu rival terdekat Duplantis dalam nomor lompat galah. Selain itu, Karalis mencatat 6,16 meter di Lausanne dan 6,15 meter di Budapest. Karena itu, persaingan keduanya menjadi salah satu perhatian utama dalam nomor tersebut.
Duplantis juga menghadapi tantangan dari Kurtis Marschall, Sondre Guttormsen, dan beberapa atlet lainnya. Marschall bahkan pernah mengalahkan Duplantis dalam kompetisi di Stockholm pada Juni 2026. Hasil tersebut mengakhiri rentetan kemenangan Duplantis yang berlangsung hampir tiga tahun. Meski demikian, Duplantis kembali menunjukkan konsistensinya dalam kompetisi berikutnya.
Sebelumnya, Diamond League telah menjadwalkan Duplantis tampil dalam sejumlah seri sepanjang musim 2026. Rangkaian tersebut mencakup berbagai kota, termasuk Stockholm, Paris, London, Silesia, Lausanne, dan Zurich. Selain itu, musim Diamond League di tutup melalui final di Brussels pada 4 dan 5 September. Dengan demikian, Brussels menjadi salah satu panggung penting dalam agenda kompetitif Duplantis tahun ini.
Namun, kondisi fisik kemudian memengaruhi kehadiran Duplantis dalam final Diamond League di Brussels. Ia memutuskan mundur pada menit terakhir karena mengalami cedera ringan pada bagian kaki. Akibatnya, Karalis memenangkan final tersebut dengan lompatan 6,12 meter.
Meskipun demikian, perjalanan Duplantis pada 2026 tetap mencakup sejumlah pencapaian penting. Ia memenangkan World Athletics Ultimate Championship di Budapest setelah mencatat 6,20 meter. Selain itu, ia mempertahankan posisi sebagai pemegang rekor dunia dengan catatan 6,31 meter. Oleh karena itu, perhatian berikutnya akan tertuju pada bagaimana Duplantis melanjutkan persiapannya setelah musim kompetitif berakhir.
Armand Duplantis Bidik Target Rekor Dunia Berikutnya
Armand Duplantis Bidik Target Rekor Dunia Berikutnya target Duplantis untuk meningkatkan rekor dunia kembali terlihat dalam beberapa kompetisi sepanjang 2026. Setelah mencatat 6,21 meter di Lausanne, ia langsung mencoba melewati 6,32 meter. Kemudian, ia mengulangi target serupa dalam World Athletics Ultimate Championship di Budapest. Namun, kedua kesempatan tersebut belum menghasilkan rekor dunia baru.
Rekor dunia Duplantis saat ini berada pada angka 6,31 meter. Catatan tersebut di buat pada 12 Maret 2026 dalam kompetisi di Uppsala. Menurut World Athletics, rekor tersebut menjadi rekor dunia sekaligus rekor nasional Swedia. Selain itu, Duplantis tercatat sebagai atlet peringkat pertama dunia dalam nomor lompat galah.
Duplantis sebelumnya telah memecahkan rekor dunia sebanyak 15 kali sebelum memasuki musim 2026. Rekor terbaru di Uppsala kemudian membuat jumlah tersebut bertambah menjadi 16. Karena itu, percobaan menuju angka 6,32 meter menjadi salah satu target menarik dalam perjalanan kariernya. Meski demikian, keberhasilan memecahkan rekor tetap bergantung pada kondisi kompetisi dan kesiapan fisiknya.
Pada akhirnya, musim 2026 memberikan sejumlah gambaran mengenai persaingan nomor lompat galah dunia. Duplantis tetap menjadi pemegang rekor dunia, sedangkan Karalis terus memperkecil jarak dengan penampilan konsisten. Sementara itu, atlet lain seperti Marschall dan Guttormsen juga memberikan tantangan dalam beberapa kompetisi. Dengan demikian, persaingan tersebut berpotensi menjadi bagian penting dalam perkembangan nomor lompat galah dunia.
Setelah agenda kompetitif 2026 selesai, Duplantis memiliki waktu untuk memulihkan kondisi fisiknya. Selanjutnya, ia dapat kembali menyusun program latihan untuk menghadapi musim berikutnya. Terlebih lagi, target 6,32 meter sudah beberapa kali di coba dalam kompetisi tahun ini. Karena itu, rekor dunia baru tetap menjadi salah satu pencapaian yang menarik untuk di nantikan dari Duplantis pada musim berikutnya Armand Duplantis Bidik Catatan.